Oleh: kareumbi | 31 Maret 2009

Instalasi Pico Hidro di Masigit Kareumbi #4

Minggu, 29 Maret 2009

Seperti sudah dijadwalkan sebelumnya, hari ini adalah pengetesan unit turbin, generator dan controller.
Jam 10 pagi para pekerja sudah menyumbat lubang air di bendung Wisma agar air dapat masuk ke instalasi turbin. Dari sejak surut sampai air mencapai muka bendung kurang lebih memakan waktu 1.5 jam.

Menunggu air masuk melalui intake

Menunggu air masuk melalui intake

Sebelumnya, controller box yang berfungsi untuk mengatur dan memonitor arus serta tegangan output dari generator telah datang. Menurut rekan-rekan dari Asosiasi Hidro Bandung (AHB), perangkat ini merupakan elemen yang sangat penting dalam instalasi lsitrik turbin air.

Controller Pembangkit Listrik Tenaga Hidro

Controller Pembangkit Listrik Tenaga Hidro

Di bagian depan terlihat empat indikator yang masing-masing adalah Daya (Volt), Frekuensi  (Hertz), dan 2 buah indikator kekuatan arus (Ampere), sebagai pelengkap adalah 1 buah lampu indikator power dan 1 circuit breaker atau sekring. Selain digunakan sebagai pemantau kondisi arus dan tegangan, controller juga memiliki fungsi cut-off relay yang bekerja ketika tegangan kurang dari 180 volt. Hal ini untuk memastikan bahwa ketika tegangan anjlok, alat-alat listrik tidak mengalami kerusakan.

Perangkat ini merupakan kunci dari suplai arus yang stabil untuk mencegah kerusakan alat-alat elektronis yang tersambung. Selain itu, unit ini juga tersambung dengan satu set perangkat pemanas udara (air heater) sebagai ballast. Apabila daya listrik mengalami beban kosong (misalnya pada siang hari), maka arus akan dialirkan  menuju pemanas udara ini untuk menghindari beban berlebih pada sirkuit.

Memasang turbin pada duduknaTurbin yang pada jurnal sebelumnya sudah terpasang untuk mengukur dan ngepas dudukan kemarin dibongkar untuk pengamanan dari air hujan. Dan hari itu turbin kembali dipasang dengan baut pengencang pada pondasi turbin.

Turbin yang terpasang ini memiliki sudut valve statis. Menurut rekan2 AHB sebetulnya ada versi yang lebih baru yang sudut valvenya dapat di setel untuk disesuaikan dengan debit air yang ada.
Batang besi bulat diatas turbin pada gambar diatas berisi as/ shaft untuk meneruskan daya putaran dari turbin ke pulley, untuk selanjutnya melalui v-belt diteruskan ke generator.

Setelah turbin terpasang pada dudukannya, v-belt segera dipasangkan dan air dialirkan. Seketika itu juga perlahan-lahan turbin mulai berputar karena air tersedot masuk ke dalam turbin dan keluar ke pembuangan. Kami pun menuju tempat pemasangan controller dan memeriksa keluaran tegangan serta arus.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui tegangan terbangkit sekitar 180 volt. Beberapa penyetelan pada controller dan turbin kemudian dilakukan sampai kami mendapatkan tegangan 220 volt dan frekuensi 50 Hertz.

Namun menurut rekan-rekan AHB, daya terbangkit baru sekitar 300 watt. Masih di luar perhitungan awal yang diperkirakan minimal mencapai 700watt.
Disimpulkan hal ini disebabkan karena ukuran pulley yang digunakan masih terlalu kecil serta  posisi head air yang kurang tinggi. Untuk itu, rekan-rekan AHB rencananya akan kembali melakukan pengaturan dan fine tuning pada sistemnya terutama pembenahan pada konstruksi dam yang dibangun oleh kontraktor PSDA.

Sekalian mencoba, lampu pun dipasangkan dan seketika itu juga menyala. Waas juga mendengar dengungan halus turbin air dan lampu bohlam 25 watt yang menerangi aula Wisma Ronny Nurjaman.

Demikian jurnal #4. Test instalasi pico hidro berjalan dengan menyenangkan dan sukses!.


Responses

  1. Selamat..atas keberhasilan P.L.Hidro Power anda.

    Saya sangat tertarik atas gagasan Alat dengan Teknologi Tepat Guna yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia saat ini.

    Salam.

    Harry Syamsudin- Bogor

    • Terima kasih atas atensi dan ucapannya pak. Semoga teknologi listrik hidro dan TTG semakin dikenal oleh masyarakat luas sehingga dapat menekan biaya produksi/ instalasi.

      Salam.

  2. ass ww
    selamat ya mang…
    kita tunggu kabar lebih lanjut
    nuhun
    fahrizal

  3. Atas nama teman-teman yang mengelola KW Masigit-Kareumbi kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Mandiri, Asosiasi Hidro Bandung, kang Sentanu, kang Didi Sugandhi cs.
    Moga-moga rencana menjadikan kawasan ini sebagai tempat pembelajaran PLTMH bisa terwujud.
    Salam
    Tommy H. Pratomo
    MS75/W413RL.

  4. Lampu menyala karena air. Selamat!
    Usul: dinamai sebagai Picihidro Adi Mirwan.
    Karena Alm. Adi adalah pendiri Yayasan Mandiri dan sekaligus anggota Wanadri.
    Terimakasih untuk Yayasan Mandiri, AHB, Sentanu cs.

    YK/w437rl

  5. Selamat atas pemasangan pikohidronya. Makasih kang Sentanu atas infonya. Saya akan coba raise info ini di jaringan mikrohidro indonesia

  6. lengkpai dengan gambar yang lebih jelas

  7. slamat kepada Masigit Kareumbi teranglah negriku

  8. Saya Sebagai putra Bangsa Sangat tertarik untuk mIkro Hidro. mengingat alam Indonesia sangat kaya dengan Air( sungai,danau, dll)
    Saya Putra daerah asal Empat-lawang kota kabupaten pamekaran dari Lahat Sumsel.
    saya ingin Menjadikan Air sungai di daerah perkebunan Kopi di daerah saya untuk menghasilkan energy Listrik.
    mohon petunjuk dan arahan serta bimbingan nya
    untuk menghasilkan 1watt listrik perlu air berapa/tinggi nya berapa?
    saya berkeinginan membangun untuk masyarakat sekitar nya besaran daya total 400-500kW. terima kasih atas bantuan nya
    salam kenal DENEN PUTRA EMPATLAWANG-SUMSEL

  9. Alangkah Indah nya bila kampung ku bisa manfa’atkan air dan alam nya untuk kemakmuran Rakyat nya.
    kampungkaya dengan sungai bisakah sungai tersebut menjadi pembangkit mini
    berapakah investasi per 1kW bila dijadikan Rupiah
    dan berapakah iaya perawatan nya

  10. mas ni saya lagi buat pico hidro, saya minta bantuannya mas,,, bagaimana cara membuat instalasi kelistrikan pico hidro, dengan alat2 dibawah ini

    1. kapasitor bank
    2. trafo.
    3. relay
    4.kwh meter

    dengan kata lain saya tidak memakai ELC atau IGC. saya juga minta wiring diagran kelistrikan pico hidro mas,,,

    tolong bantuannya mas,,, ni proyek tugas akhir saya mas,

  11. saya beserta teman2 saya telah membuat PLTMH..
    mas bisa menerangkan lebih detai tentang generatornya..??
    kenapa drop tegangan yg terjadi sangat besar..??
    saya memakai generator 3 kW,teg yg di hasilkan 320 V..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: