Oleh: kareumbi | 16 April 2009

Taman Anggrek Hutan

Coelogyne speciosa (image courtesy Jay Pfahl, orchidspecies.com)

Coelogyne speciosa (image courtesy Jay Pfahl, orchidspecies.com)

Melihat anggrek di pameran flora atau nursery? tentu sudah biasa. Namun melihat beragam anggrek spesies yang berbunga dan menempel di hutan dan pohon besar  seperti rasamala, puspa dan pinus, menemani perjalanan hiking anda ke berbagai lokasi di kawasan? tentu cukup luar biasa.

Data dari World Conservation Monitoring Center (1995) menunujukkan bahwa jika dibandingkan dengan jenis tumbuhan asli Indonesia yang berstatus terancam lainnya maka anggrek merupakan tumbuhan yang menerima ancaman kepunahan tertinggi yaitu sebanyak 203 jenis (39%).

Menurut J.B Comber (1990), di Jawa terdapat kurang lebih 731 jenis anggrek dan 231 jenis diantaranya dinyatakan endemik. Dan Jawa Barat memiliki kekayaan anggrek paling banyak  yaitu sejumlah 642 jenis. Di Jawa Timur terdapat 390 jenis sedangkan di Jawa Tengah hanya 295 jenis. Dilihat dari habitat tumbuhnya maka dataran tinggi dengan ketinggian 500 m –1500 m merupakan tempat yang cocok untuk anggrek karena keragaman jenis anggreknya lebih banyak dibanding di dataran rendah.

Selain itu, berdasarkan perbincangan dengan warga, ternyata telah sejak lama perburuan anggrek dilakukan oleh masyarakat di dalam kawasan. Ada kalangan pemburu hobi, ada yang memang profesional. Sebagian untuk pajangan di halaman rumah, namun kebanyakan untuk dijual kembali ke berbagai daerah. Bila tidak terkendali, tentu lama-kelamaan akan banyak spesies anggrek yang hilang dari kawasan ini.

Hal-hal tersebut diantaranya yang melatarbelakangi keinginan untuk dapat memulai melakukan konservasi ex-situ berbagai jenis anggrek spesies asli Jawa Barat. Sebagai tahap awal, anggrek-anggrek tersebut kami kumpulkan di areal yang menjadi zona pemanfaatan atau blok KW di Taman Buru Masigit Kareumbi. Selain mengumpulkan berbagai jenis spesies Jawa Barat, kami juga berusaha mengidentifikasi spesies lokal yang ada di sekitar kawasan. Seperti pada kesempatan penempelan pertama 15 jenis anggrek spesies di area hutan rasamala pada hari Rabu (15/04) pun ditemui 2 jenis anggrek lokal berukuran kecil. Kedunya belum dapat kami identifikasi.

Tercatat 15 jenis anggrek pohon yang telah kami tempelkan untuk melihat kecocokan tumbuh serta keamanan di lokasi, mengingat kami hanya menempelkannya begitu saja di pohon-pohon sekitar area wisma pada ketinggian 2 meter. Walaupun kami berusaha seakurat mungkin, tetap saja kami mengalami kesulitan mengidentifikasi jenis dan nama latin dari masing-masing spesies tersebut dan hanya mengandalkan internet serta informasi dari rekan untuk membantu identifikasi. Bila ada penulisan maupun identifikasi yang salah, mohon di koreksi.

  1. Anggrek Kalung (Coelogyne dayana)
  2. Anggrek Spesiosa (Coelogyne speciosa)
  3. Anggrek Merpati (Dendrobium crumenatum)
  4. Anggrek Jamrud (Dendrobium macrophyllum)
  5. Anggrek Jelita (Epigenium cymbidiodes)
  6. Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis)
  7. Anggrek Eria (Eria multiflora)
  8. Anggrek Secundum (Dendrobium secundum)
  9. Anggrek Vanda (Vanda tricolor)
  10. Dendrobium sp.
  11. Bulbophyllum lowii
  12. Bulbophyllum lobii
  13. Bulbophyllum pahudii
  14. Bulbophyllum crisantum
  15. Anggrek lipstik
  16. Schoenorchis juncifolia

Mudah-mudahan dapat bertumbuh, berbunga dan terutama aman dari tangan-tangan iseng🙂


Responses

  1. Ini proyek yg kerjasama bareng soni aki ya?

    Baguslah, setelah tumbuh dengan baik, kita ga perlu lagi susah2 liat spesies asli jawa barat, tinggal datang kemari ya..

    • Betul, harapan kita juga begitu.
      Bila ada rekan-rekan yang tertarik untuk menyumbangkan spesies anggrek asli Jawa Barat tentu juga sangat diharapkan🙂

  2. tku y buat infonya
    aq PEH di Balai TNTP kalimantan Tengah
    bisa share foto g,,,,
    kebetulan aq lg bikin demplot tanaman anggrek di TN. Tanjung Puting
    aq tunggu infonya ya,,,,,
    makasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: