Oleh: officetbmk | 18 September 2013

Adopsi Pohon Dai Nippon Printing (DNP)

Logo UPIPada Minggu pagi (11/8/2013) dilaksanakan program penanaman pohon oleh Universitas Pendidikan Indonesia.  Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan Dai Nippon Printing (DNP) Jepang, Asean Pulp Paper Group Jepang   dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo.

Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata Rektor UPI menyatakan bahwa pada saat kunjungan ke negara Jepang di bulan Juli telah diinisiasi kerjasama dengan perusahaan DNP, yang merupakan perusahaan terbesar di negara tersebut. Kesepakatan yang dibuat selama pertemuan tersebut adalah upaya melakukan penghijauan di Indonesia. Terdapat dua hal besar yang dapat ditangkap dari program kerjasama ini, pertama yaitu menjadikan penghijauan menjadi muatan pendidikan yang perlu dijaga berkesinambungan dengan menjaga nilai perilaku, pola berfikir melalui muatan yang harus terintegrasi dengan membawa pesan dalam pendidikan untuk individu di masa mendatang memiliki tanggungjawab yang harus diwariskan agar memiliki tanggung jawab secara strategis di masa mendatang sebagai nilai kompetitif bangsa.

Lihat Album Selengkapnya

Kedua, bahwa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diikuti oleh 5.000 di masa mendatang perlu memiliki tema “Penghijauan” yang dapat berpartisipasi dalam pewarisan kesadaran dan menjaga lingkungan, tambah Prof. Sunaryo.

Dalam kesempatan ini pun ia menyampaikan bahwa UPI akan merealisasikan hutan kampus yang dirancang oleh FPTK dan FPMIPA yang merupakan komitmen UPI terhadap kesinambungan lingkungan.

P1100047Sementara itu, Dekan FPTK UPI, Dr.Eng Agus Setiawan, M.Si menjelaskan timnya sedang mempersiapkan masterplan hutan kampus UPI. Hutan kampus ini memiliki beberapa kategori penghijauan untuk dibeberapa area seperti boulevard, area parkir, ruang terbuka, dan area antara dua gedung.

“Konsep yang akan di usung adalah taman Jepang yang dirancang oleh tim, dan saat ini masih dalam tahap perencanaan.  Namun anda dapat melihat rancangan sementara, yang menunjukkan kepedulian UPI terhadap lingkungan penghijauan yang berkesinambungan.” Ujarnya menyikapi paparan rektor.

Tokoh senior Wanadri, Remy dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Gunung Kareumbi  sekarang dikelola oleh Tim Manajemen Pengelola Kawasan Konservasi Masigit Kareumbi.  Kawasan seluas 12.420,70 hektar ini terletak pada area yang menjadi kewenangan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut. Sebagian besar area berada di Sumedang dan Garut. Masigit diambil dari Pasir Masigit yang terletak di sebelah timur kawasan. Sedangkan nama Kareumbi berasal dari gunung Kareumbi di sebelah barat kawasan. Kareumbi juga nampaknya diambil dari nama sebuah pohon, yaitu pohon Kareumbi (Homalanthus populneus) yang semestinya dahulu banyak terdapat di gunung tersebut.

Manajemen Pengelola Kawasan Konservasi Masigit Kareumbi menyampaikan bahwa sejak tahun 2008 melakukan pembenahan di kawasan utama yang disebut “Kawasan Wisata”. Model pembenahan kawasan dengan cara cost-recovery dan pola pelibatan masyarakat sekitar kawasan serta kolaborasi dengan berbagai pihak.  Dilaksanakan program awal yang dilakukan yaitu pendidikan dan pelatihan serta Program Konservasi Wali Pohon. Sejak diperkenalkan pada akhir 2008 sampai Maret 2009, program Wali Pohon telah menanam sejumlah 10.500 batang pohon dengan model adopsi bergaransi selama 3 tahun dengan biaya Rp. 50.000,- .

Dalam kesempatan ini para pengadopsi pohon dari UPI, DNP, APPJ, SMK I Pasundan dan Masyarakat, menanam tanaman Ki Teja, Ki Sireum, Menglid (Magnolia blumei), Rajamala (Altingia excels), Puspa (Schima wallichi), Ki Cenghudu dan Saninten (Casianopsis argantea).P1100154

Utep Syafrifudin Kepala Bidang Teknis Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat menyampaikan bahwa kawasan gunung ini memiliki luas 12.000 hektar dan saat ini dilakukan kerjasama dengan pengelolaan area seluas 1.500 hektar bersama Wanadri. Pada prinsipnya sedang diupayakan kawasan hutan ini menjadi Taman Buru, dengan mengembalikan habitat burung, angrek, uncal (rusa), babi hutan dan macan tutul yang hidup di kawasan ini. Apabila pertumbuhannya sudah melebihi populasi yang sesuai bagi kawasan maka di masa mendatang akan diperkenankan berburu dengan mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pihak manajemen.

Kenichi Kaya, selaku Presiden DNP Facility Services Co.Ltd Jepang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa selama perjalananya ke Bandung dari Jakarta melihat bahwa banyak kawasan di sepanjang jalan tol bahkan gunung-gunung yang perlu dilakukan penghijauan.

P1100126“Perusahaan kami memang tidak berhubungan langsung dengan kayu, namun memiliki rasa  tanggungjawab terhadap lingkungan. Perusahaan kami sudah melakukan program penanaman pohon di Bali, dan Pangrango sebelumnya.  Selain itu, kami memiliki supermarket yang mengharuskan pembeli membayar kantong plastik yang akan digunakan untuk mengurangi bertumpuknya sampah plastik”, tambah Kenichi.

Sedangkan M. Abas Ridwan selaku Deputi Direktur Direktorat Amerika Selatan dan Urusan Karibia Kementrian Luar Negeri Indonesia yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa gembira dengan terealisasinya kegiatan bersama DNP dan UPI di Gunung Masigit Kareumbi. Ia yang awalnya merasa khawatir dengan hilangnya lahan sawah dan gunung menjadi pemukiman merasa optimis karena masih adanya banyaknya stakeholder yang peduli kepada lingkungan.

“Kegiatan seperti ini baik sekali untuk terus memberikan pengetahuan kepada masyarakat.  Sehingga diharapkan di masa mendatang masyarakat tidak hanya meakukan naik turun gunung, namun dapat melakukan tindakan yang lebih jauh dengan berupaya melakukan perlindungan terhadap pohon. Upaya perlindungan terhadap lingkungan terutama dengan melakukan penanaman pohon kembali di gunung ini jelas menunjukan sinergitas yang harmonis antara masyarakat, akademisi, pemerintah dan pelaku bisnis,” Ujar Abas Ridwan.

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pohon dan sertifikat, penyematan pin, dan alat musik Karinding oleh Wanadri kepada Rektor UPI dan Kenichi Kaya.  Kemudian dilakukan pula penandatanganan kesepakatan menanam pohon yang dilakukan oleh Rektor UPI, Kenichi Kaya Presiden DNP dan Ilham Fauzi Ketua Wanadri.  Penandatanganan tersebut menyepakati akan dilakukan bukit DNP dan Bukit UPI di Gunung Masigit Kareumbi yang diharapkan dapat menjaga kelangsungan penghijauan yang diharapkan bermanfaat bagi generasi di masa yang akan datang.  (Dewi Turgarini Koordinator Liputan Humas UPI)

Album foto kegiatan : https://picasaweb.google.com/113252127187515905108/AdopsiPohonBersamaDNP11Agustus2013


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: