Oleh: officetbmk | 8 November 2013

Values Day FBS PT.PERTAMINA (Persero)

Diawal bulan November ini para pegawai PT.PERTAMINA (Perseo) divisi Finance Bussines Support (FBS) mengadakan Program Values Day bagi seluruh jajarannya. Program ini diadakan untuk  keperluan pengembangan internal di PT. PERTAMINA ( Persero) khususnya untuk divisi FBS. Program Values Day yang sifat dan bentuk pelaksanaannya sangat tergantung dari Unit Bisnis itu sendiri, dalam bidang Keuangan dirasakan suatu kebutuhan bahwa kegiatan Value Days tersebut dilakukan di lapangan dan sama sekali berbeda dengan suasana keseharian di kantor.  Kareumbi dipilih karena dirasa cocok dengan program tersebut. Dengan suasana hutan pinus yang sejuk dan beberapa fasilitas yang memadai untuk melakukan kegiatan tersebut.

Foto Bersama

Lihat Album Selengkapnya

Pagi hari sekitar jam 5.00 WIB para peserta sudah bersiap di Hotel Cemerlang dengan berpakaian seragam dari mulai topi hingga sepatu. Para peserta bersiap untuk berjalan kaki menuju stasiun Bandung yang memang tidak jauh dari hotel untuk naik kereta api menuju Stasiun Cicalengka. Sekitar jam 6.00 WIB kereta datang dan para peserta memasuki gerbong yang siap mengantar mereka menuju tempat tujuan. Sesampainya di Stasiun Cicalengka para peserta di jemput oleh 2 mobil Land Rover dan 1 Truk Tentara, yang telah siap mengantarkan hingga Kareumbi.

Sekitar jam 8.00 wib peserta tiba di Kareumbi dengan disambut oleh tim manajemen dan makanan daerah yang khas yang mungkin jarang ditemui di kota-kota besar seperti Jakarta. Walaupun sempat terjadi kendala di perjalanan yaitu salah satu mobil Land Rover yang mogok di jalan yang mengakibatkan sebagian peserta datang terlambat dibandingkan peserta lainnya, tapi tak menghambat jalannya aktivitas peserta. Setelah semua peserta berkumbul dan menikmati makanan dan minuman yang disediakan manajemen. “Baru nyobain lahang, rasanya agak aneh tapi bikin nagih.” Ujar salah satu peserta.

Setelah menikmati welcome drink peserta di arahkan berkumpul dan bersiap menuju area Ibrahim Adjie untuk melaksanakan ice breaking yang dipandu oleh para fasilitator. Selesai ice breaking peserta dipandu untuk tracking menuju Cimulu yang merupakan desa terakhir di daerah Kawasan Konservasi Kareumbi. Sekitar 45 menit peserta melakukan perjalanan menuju Cimulu. “ Jalannya cukup lumayan dan menguras keringat tapi tetep semangat soalnya bareng-bareng sama yang lainnya. Dan ini jarang kita lakukan bersama di kota.” Ujar Edi, salah satu peserta kegiatan. Sesampainya di Cimulu peserta dipandu untuk dibagi kelompok dan melakukan games yang sudah dipersiapkan yaitu panahan, katapel, tembak target dan lempar pisau. Seluruh peserta terlihat antusias melakukan aktifitas ini. Karena ini ajang kompetisi antar peserta dan antar kelompok makan setiap peserta yang melakukan games akan ada penilaian dari fasilitator.

Selesai melakukan games peserta kembali dipandu untuk melakukan tracking ke rumah pohon. Rumah pohon akan menjadi pusat aktifitas para peserta selama di Kareumbi. Perjalanan ke rumah pohon relatif lembih pendek jika dibandingkan dengan perjalanan dari Area Ibrahim Adjie ke Cimulu. Di perjalanan menuju rumah pohon peserta di suguhi pemandangan hutan pinus dengan udara yang sejuk.

Sesampainya di Rumah Pohon peserta diberikan kesempatan untuk beristirahat dan dipersilahkan makan dengan makanan yang sudah tersedia di area tersebut. Para peserta memanfaatkan waktu luang dengan mengobrol menceritakan pengalaman mereka selama diperjalanan dan saat bermain games dengan peserta lainnya. Sebagian lagi memilih untuk diam di tenda atau Rumah Pohonnya masing-masing. Sekitar jam 15.30 peserta dikumpulkan  untuk melaksanakan kegiatan lomba memasak antar kelompok. Kegiatan ini berlangsung sekitar 1 jam dan 3 orang yang menjadi jurinya yaitu Kang Darmanto dari Manajemen Kareumbi, Mas Abrar dari Koperasi Wanadri dan Kang Kacus dari NTOTC . Setiap kelompok peserta saling beradu menu dengan kelompok peserta lainnya. Selain rasa, cara penyajian dan manajemen waktu juga menjadi penilaian juri. Sekitar jam 16.30 peserta diberikan instruksi untuk berhenti dan bersiap untuk penilaian. Para juri pun menilai masakan yang dibuat oleh para peserta kemudian menuliskan nilai untuk setiap kelompok di kertas penilaian. Selesai penilaian para peserta dipersilahkan mencoba masakannya masing-masing dan diberikan waktu istirahat hingga waktu sholat Isya datang.

Setelah jam 19.30 peserta dikumpulkan untuk melaksanakan night hiking yang akan dipandu oleh manajer lapangan yaitu Kang Opan. Peserta dikumpulkan berdasarkan kelompok lalu berjalan menuju pos-pos yang sudah ditentukan untuk melaksanakan tantangan yang diberikan sang penjaga pos kemudian kelompok peserta yang berhasil akan mendapatkan nilai. Penilaian ini akan diakumulasikan dengan penilaian games-games sebelumnya lalu akan diambil kelompok terbaik sebagai pemenangnya. Selesai melaksanakan night hiking peserta disuguhi kambing guling, jagung bakar, ubi bakar, dan makanan rebusan untuk menemani peserta menikmati alunan musik dari SwitchBand. Para peserta saling bercengkrama diantara dinginnya hutan pinus Kareumbi dan ditemani bintang yang bertaburan di langit saat itu. “ Bintangnya terlihat jelas disini, di Jakarta gak bakal dapet pemandangan kayak gini. Langka banget!!. “ ujar salah satu peserta. Selesai acara, peserta dipersilahkan di tempat masing-masing.

Esoknya peserta dibangunkan sekitar jam 5 subuh untuk melaksanakan sholat Subuh dan bersiap-siap untuk sarapan. Setelah sarapan peserta di kumpulkan untuk melakukan foto bersama. Peserta satu sama lain saling mengatur posisi duduk agar semua terlihat di lensa kamera sebagai kenang-kenangan bersama yang  diabadikan dalam sebuah foto. Selesai foto bersama, peserta didampingi untuk games terakhir yang dipandu oleh Mas Abrar. Setelah itu peserta berjalan didampingi panitia untuk melaksanakan penanaman pohon di Gamlok. Tak hanya menanam, peserta diarahkan untuk mencangkul sendiri lubang untuk bibit tanaman yang akan ditanam. Hal ini diberikan agar peserta faham bagaimana cara menanam tanaman yang baik.

Selesai menanam peserta kembali menuju Rumah Pohon yang disambut oleh kehadiran Abah Iwan yang merupakan anggota Wanadri dan aktivis lingkungan. Peserta dipersilahkan duduk di tempat yang sudah disediakan dan siap mendengarkan lantunan petikan gitar dan nyanyian dari Abah. Abah menyanyikan lagu-lagu andalannya yang diikuti  penjelasan makna dari setiap lagu. Setiap lagu yang dinyanyikan abah bercerita tentang pentingnya berterima kasih kepada alam dengan menjaga hutan dan melestarikannya. Abah juga menambahkan agar dalam bekerja tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga bisa member manfaat kepada orang banyak. “ Saat ini untuk bekerja biasa-biasa saja sudah merupakan tindakan criminal, maka dari itu bekerjalah agar dapat memberi manfaat yang baik bagi orang lain dan bangsa ini.” Ujar Abah Iwan di sela-sela lagu yang beliau nyanyikan. Para peserta pun mendengarkan dengan seksama apa yang Abah Iwan Sampaikan hari itu.

“Banyak makna yang bisa kita gali dan renungkan dalam setiap lagu yang Abah Iwan nyanyikan hari ini. Semoga sepulang kami dari sini bisa bekerja dengan lebih baik lagi. “ ujar salah seorang peserta.

Abah Iwan

Tiba waktu Dhuhur dan acaranya pun berlanjut. Vice President FBS PT. PERTAMINA (Persero), Ade Enang Sunarya memberikan evaluasi kepada peserta dan kata-kata penutup. Dilanjutkan oleh Manajer Ekowisata Kareumbi, Darmanto yang juga memberikan evaluasi dua hari kegiatan di Kareumbi. Setelah itu peserta pun dipersilahkan untuk makan siang dengan hidangan yang sudah disediakan. Sembari makan siang panitia pun mengumkan pemenang dari setiap kategori yang di lombakan. Penilaian lomba berdasarkan games-games yang diikuti oleh para peserta mulai dari hari sabtu hingga hari minggunya. Peserta pun bergembira saat nama kelompoknya di panggil untuk menerima hadiah.

Selesai pembagian hadiah peserta diarahkan untuk bersiap-siap menuju area kantor. Di sana mobil truk tentara dan 2 Land Rover sudah siap mengantarkan peserta ke titik pertemuan terakhir yang sudah disepakati sebelumnya. Peserta segera memenuhi tiga kendaraan tersebut dan memohon pamit kepada para panitia. Peserta pun pulang dan membawa cerita dan pengalamannya masing-masing yang mungkin akan dikenangnya nanti selama dua hari di Kareumbi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: