Oleh: officetbmk | 25 April 2014

Perempuan Merah Putih (PMP) Menanam

HariMinggu 20 April 2014, Perempuan Merah Putih (PMP) bekerjasama dengan Lions Club Jakarta Monas, Lions Club Bandung Raya, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Merpati Putih, Perhimpunan Mahasiswa Bandung (PMB), Yayasan Alumni SMA 6 Jakarta dan beberapa pihak terkait mengadakan acara penanaman pohon secara simbolis di Kawasan Konservasi Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK). Acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari hutan sedunia tanggal 21 Maret dan hari Kartini tanggal 21 april.

Foto Bersama

Album Selengkapnya

Para peserta tiba disambut dengan welcome drink berupaminuman air lahangdan snack rebusantradisional serta musik tradisional karinding khas pedesaan atau lebih dikenal dengan nama Celempung yang mengiringi kedatangan peserta di kawasan Kareumbi.Sekitar jam 10 pagi acara pun dimulai dengan do’a pembuka oleh Abah Oom yang merupakan sesepuh desa yang berada di sekitar kawasan Kareumbi, kemudian dilanjutkan sambutan dari panitia dan sambutan dari perwakilan masing-masing lembaga yang telah menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.Pada acara tersebut, terdapat acara penyematan Pin PMP dan sertifikatwali pohon yang diberikan kepada peserta yang telah berpartisipasi dengan kegiatan penanaman pohon di kawasan Hutan Konservasi TB.Gn Masigit Kareumbi. Acara dilanjutkan dengan Penjelasan fungsi Pikohydro dari sumberdaya alam yang ada untuk di jadikan listrik oleh Hendra Setiawan (Kang Gegep) merupakan staff ahli Asosiasi hidro.

Sekitar jam 11 siang, peserta diarahkan menuju area Camping Ground A (CG.A) untuk melaksanakan penanaman bibit pohon secara simbolis yang dipandu oleh Abah Ayud sebagai mandor besar di Kareumbi. Selain untuk menanam bibit pohon pada sesi acara ini juga dimanfaatkan oleh peserta untuk berfoto bersama. Kecerian tampak dari wajah para peserta yang mengikuti acara ini, karena selain bisa ikut membantu penghijauan kembali kawasan acara ini juga menjadi ajang berkumpul bersama dengan para kawa-kawan. “Acaranya menarik, bisa menanam pohon langsung. Apalagi udara di sini masih sejuk dan bersih. Beda sama di Jakarta” ujar salah seorang peserta.

Setelah kegiatan penanaman pohon selesai para peserta diajak menuju lokasi penangkaran rusa di Kawasan Kareumbi. Jalan yang dilalui memang agak sedikit jauh dari lokasi penanaman bibit pohon sehingga peserta harus menempuhnya dengan berjalan kaki, tetapi tidak semangat dari peserta. Sambil berjalan kaki para peserta banyak juga yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera poket maupun handphone yang di bawa masing-masing.

Setibanya di lokasi area penangkaran rusa, peserta diajak melihat-lihat area penangkaran yang di dalamnya rumah pemburu tua, rumah pegawai dan rumah observasi, kandang karantina rusa. Para peserta diarahkan untuk berkumpul untuk dipersilahkan meminum air mineral yang sudah disediakan,”Wah begitu sampe kita langsung di sambut ama minum nih”ujar salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.Sambil melepas dahaga,Kang Echo sebagai Wakil manajer Konservasi memberi sedikit penjelasan mengenai upaya pemulihan populasi populasi satwa khususnya rusa yang ada di kawasan tersebut.

Setelah selesai penjelasan para peserta diarahkan untuk berjalan dan melihat langsung pelepasan rusa dari kandang karantina ke kandang umbar.Peserta pun berkumpul di tempat yang sudah di siapkan oleh panitia di lokasi antara kandang karantina dan kandang umbar sambil menunggu kegiatan pelepasan rusa di mulai.

Dr.Sulikanti Agusni selaku deputi dari lembaga KPPA mendapatkan kesempatan untuk meniupkan peluit rusa, yang dengan di awasi oleh Bapak Munarto dari BBKSDA.Suara pluit rusa punberbunyi menandakan pelepasan rusa dimulai Pintu kandang karantinda di buka, Keeper rusa dan kru mulai menggiring rusa keluar kandang karantina menuju kandang umbar.Ada beberapa ekor rusa yang agak sulit untuk keluar kandang,karena sudah terbiasa di dalam kandang karantina tapi pada akhirnya 10 ekor rusa itu keluar kandang karantina. Suasana sempat ramai ketika rusa kecil terjatuh ke dalam air dan kesulitan untuk naik namun, akhirnya berhasil. Banyak dari peserta yang menyempatkan mengambil foto rusa dengan kamera masing-masing dan ada juga yang menyempatkan diri berfoto bersama rekan-rekannya di kandang umbar.

Kegiatan pelepasan rusa pun selesai, para peserta kembali menuju ke kantin untuk menyantap hidangan makan siang yang telah disiapkan oleh tim kantin.Sambil menyantap makan siang,para peserta bersenda gurau dan bercengkrama.Acara PMP menanam pun ditutup dengan berakhirnya makan siang. Peserta pun kembali ke kendaraan masing-masing dengan senyum suka cita dan mulai kembali pulang menuju tujuan nya masing-masing.

(Penulis : Tama , Editor : Mia Rachmawati)


Responses

  1. Wah acara yang seru pasti ya pak mantap dah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: