Oleh: officetbmk | 28 Juli 2015

Pemamparan Materi Leadership Dan Latihan Menembak Bersama Letnan Jenderal TNI (Mar) Muhammad Alfan Baharudin Dalam Kegiatan KKGD 2015 Di Kareumbi

“Who is the leader? The leader is one who know the way, shows the way, and goes the way.” Itulah sepenggal kalimat dari pemaparan Letnan Jenderal TNI (Mar) Muhammad Alfan Baharudin atau akrab dipanggil Pak Alfan, dalam materi leadership dalam Kemah Kerja Geodesi Institut Teknologi Bandung (KKGD ITB) tahun 2015. Pak Alfan dirasa sangat cocok memberikan materi tersebut karena track record beliau di dunia kemiliteran yang cukup mempuni. Lulusan Akedemi TNI Angkatan Laut tahun 1981 ini mahir di bidang intelijen khususnya dibidang Intai Amfibi dan Detasemen Jala Mengkara, terbukti dari organisasi-organisasi yang telah dipimpin oleh beliau selama berkarier di bidang militer.

Bagi mahasiswa, materi yang disampaikan pagi itu (23/05) sangat bermanfaat bagi karier mereka di masa mendatang dalam bidang geodesi. Selain itu materi yang disampaikan cukup menarik perhatian karena gaya penyampaian dari pak alfan sendiri tidak membuat bosan.

“Materi yang disampaikan cukup mempuni bagi kami, dan sangat berbobot karena materi yang disampaikan bukan hanya bersumber dari buku namun dari pengalaman Pak Alfan di bidang kemiliteran, cara penyampaian beliau yang tidak membuat orang bosan juga menjadi poin tersendiri bagi kami” ujar salah seorang mahasiswa.

Dengan pengalaman yang sudah banyak dalam memimpin banyaknya organisasi, sudah cukup jelas materi yang disampaikan bukanlah hanya kutipan-kutipan dari buku namun banyak dari pengalaman beliau selama berkakir di bidang militer.

Selain penyampaian materi  leadership, Pak Alfan juga memberikan latihan menembak bagi mahasiswa. Hal ini merupakan acara baru dalam kegiatan Kemah Kerja Geodesi ini, karena di tahun-tahun sebelumnya pelatihan menembak tidak diberikan. Sebuah nilai tambah bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan di tahun ini.

Mahasiswa diberikan pengarahan tentang bagaimana cara menggunakan senjata, lalu diberikan kesempatan untuk mencoba menembak. Tentunya dengan arahan dan bimbingan dari sang ahli. Banyak diantara mahasiswa ini mengaku pengalaman menembak ini menjadi pengalaman pertama bagi mereka.

“Awalnya kaget pas keluar suara dari senjata yang dipegang sendiri tapi malah bikin ketagihan.” Ucap seorang mahasiswi.

Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk menembak dengan senjata yang sudah disediakan dengan didampingi instruktur yang sudah berpengalaman. Banyak ekspresi menarik yang terekam dari setiap mahasiswa siang itu, ada yang takut sampai menutup mata hingga bergaya ala koboy. Namun keceriaan ini harus berakhir ketika waktu sudah siang pada hari itu dan mahasiswa harus segera kembali ke aktifitas selanjutnya yang sudah terjadwalkan sebelumnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: