Oleh: kareumbi | 13 Januari 2016

Kerjasama untuk Pengelolaan Hutan Berkelanjutan di TBMK

p1140470

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BBKSDA Jabar dengan Wanadri. Kiri: Ardya Rifiantara (Ketua Umum Wanadri) dan Ibu Sylvana Ratina (Kepala BBKSDA Jabar)

 

Kerjasama kemitraan antara BBKSDA Jabar dengan Wanadri tentang Penguatan Fungsi Kawasan Konservasi Taman Buru Masigit Kareumbi telah berlangsung sejak tahun 2009 dan berakhir pada 2014. Kerjasama ini meliputi berbagai aspek yang terkait pengelolaan kawasan diantaranya adalah Konservasi Sumber Daya Alam dan Pemulihan Habitat dan Populasi Satwa. Masa kerjasama dalam lingkup UPT Balai KSDA menurut aturan perundangan maksimal hanya selama 5 tahun sehingga untuk menjaga keberlanjutan program dan kegiatan yang telah dilakukan bersama-sama, maka pada tanggal 27 November 2015, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) tahap ke-2.

“Bagi Wanadri, kerjasama ini merupakan bentuk perwujudan dari Hakikat Wanadri No. 7 yaitu bahwa Wanadri wajib menjaga keutuhan alam dan seluruh isinya. Selain itu, perlindungan alam adalah termasuk dalam kegiatan pokok Wanadri selain tiga kegiatan lain yaitu penjelajahan, pendidikan dan integrasi dengan masyarakat”, demikian diungkapkan Ketua Umum DP XXIV Wanadri, Kang Ardya Rifiantara di sela-sela acara penandatangan kerjasama yang berlangsung di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Bandung.

Acara penandatanganan ini merupakan salah satu mata acara dalam kegiatan Rapat Koordinasi tahunan yang dihadiri oleh para pihak yang bekerjasama dan melakukan kegiatan di dalam atau terkait dengan kawasan konservasi yang berada di lingkup BBKSDA Jabar.

Dalam sambutannya, ibu Sylvana mengungkapkan pentingnya partisipasi dan dukungan masyarakat untuk bersama-sama pemerintah dalam konservasi kawasan mengingat masih terbatasnya kemampuan negara untuk melaksanakan hal tersebut sekaligus mengharapkan kedepan kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi.

Adapun ruang lingkup kerjasama yang dilakukan dalam periode 5 tahun kedepan adalah 1) Konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya; 2) Pemulihan ekosistem; 3) Pendidikan dan Pelatihan; 4) Penelitian dan Pengembangan; 5) Pemberdayaan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan; dan 6) Model Taman Buru.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: