Oleh: kareumbi | 7 Mei 2016

Kunjungan HMH ‘Selva’ ITB ke kawasan TBMK

Kamis, 5 Mei 2016, perwakilan HMH ‘Selva’ ITB berkunjung ke kawasan Masigit Kareumbi untuk melakukan silaturahmi dengan pengelola kawasan. Di kegiatan ini HMH ‘Selva’ ITB melakukan perkenalan badan pengurus himpunan tahun 2016 yang diketuai oleh Muhamad Eki Nugraha. Sejak tahun 2015, Himpunan Mahasiswa Rekayasa Kehutanan ‘Selva’ Institut Teknologi Bandung, disingkat HMH ’Selva’ ITB, telah menjalin kerjasama dengan pengelola di bidang penelitian dan pengembangan sumber daya kawasan. Keikutsertaan HMH ‘Selva’ ITB dilakukan melalui program penangkaran rusa dan program wali pohon. Diharapkan dengan adanya suatu kerjasama antara lembaga keilmuan mahasiswa dengan pengelola, didapatkan pemanfaatan yang maksimal dan berkelanjutan terhadap sumber daya alam yang ada di dalam kawasan konservasi Taman Buru Masigit- Kareumbi.

Pengelola Taman Buru Masigit Kareumbi saat ini sedang melaksanakan beberapa program yang dilakukan demi tercapainya fungsi buru dari kawasan konservasi taman buru. Beberapa tahun yang lalu sudah diluncurkan program wali pohon yang dapat diikuti oleh masyarakat umum, juga sedang berlangsung saat ini program penangkaran rusa yang dilakukan untuk menambah jumlah rusa yang dapat diburu nantinya. Saat ini telah diinisiasi program wali hewan untuk meningkatkan kualitas dan target penangkaran rusa di kawasan. Semua program ini dilakukan untuk mencapai fungsi ekologi, sosial, dan ekonomi yang maksimal sesuai amanat dari berbagai konvensi yang diadakan Perserikatan Bangsa- Bangsa. Dan dalam usaha untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak dan stakeholder yang terkait sehingga dicapai hasil yang maksimal.

Agar kerjasama berjalan dengan baik, dalam waktu dekat pengelola kawasan TBMK dan HMH ‘Selva’ ITB akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). MoU diharapkan menjadi pengikat dan media hubungan yang baik antara kedua belah pihak. Proses pembentukan MoU sudah dikerjakan mulai dari tahun 2015 yang lalu, namun kajian dari kedua belah pihak baru rampung akhir- akhir ini. MoU rencananya akan berlangsung selama 5 tahun yang kemudian dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang sama. Di dalam MoU akan dijelaskan hak dan kewajiban masing- masing pihak yang ada untuk dapat meningkatkan tujuan- tujuan yang telah disebut sebelumnya. Diharapkan MoU ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi manfaat bagi semua pihak.

Pengirim/Penulis:

Theo Syamuda 11513052
Rekayasa Kehutanan ITB


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: