Wali Fauna

jambore dan ibu.jpg

Setelah melakukan kegiatan penghutanan dan pemulihan habitat melalui program Wali Pohon sejak tahun 2009, kini Masigit Kareumbi mencanangkan program Walli Fauna.

Wali Fauna merupakan program yang difokuskan untuk mengakselerasi pulihnya populasi satwa di TBMK. Pemulihan populasi satwa yang saat ini kami utamakan adalah pemulihan populasi satwa Rusa Jawa (Cervus timorensis). Hal ini dikarenakan populasi Rusa Jawa di daerah aslinya sudah semakin sedikit akibat degradasi lingkungan dan perburuan liar bahkan di beberapa habitat ditengarai telah punah lokal.

Untuk meningkatkan populasi rusa tersebut, maka kami akan membangun pagar sebagai sarana pendukung pengelolaan dan pembatas gangguan. Gangguan yang dimaksud bukan hanya dari luar terhadap kawanan rusa, tetapi juga gangguan oleh rusa terhadap lahan pertanian masyarakat di luar kawasan hutan.

Desain dan konstruksi pagar yang akan didirikan menggunakan spesifikasi yang mirip dengan konstruksi sebelumnya yang diterapkan pada pagar 8 hektar pada tahun 2012,  yaitu high tensile, woven wire fence dengan tinggi pagar 224 cm. Tidak hanya keluasan, namun rusa di TBMK yang dipelihara dengan metoda semi-alami (ranching) untuk mengembalikan perilaku dan insting liar yang mereka miliki selain juga daya adaptasi dan ketahanan mereka terhadap kondisi lingkungan alami di TBMK.

pagar rusa.jpg

Model Pagar Taman Buru – High Tensile Woven Wire Fence

 

Dengan perbandingan area 1 hektar untuk 3 ekor rusa, maka area yang akan dibangun ini hanya dapat menampung sampai 78 ekor rusa. Namun, kami sudah merencanakan area yang didalamnya terdapat empat cluster pengembangan satwa, satu cluster karantina dan satu cluster pemanfaatan seperti tercantum pada gambar berikut:

cluster wali fauna

Empat Cluster Pengembangan Satwa, Cluster Karantina 28 hektar (kuning), Cluster Pemanfaatan (merah)

Masing-masing cluster pengembangan dalah area terpagar seluas 200-250 hektar. Dengan demikian, rusa yang dapat dipelihara pada setiap cluster adalah sekitar 500 – 700 ekor rusa. Dengan demikian, banyak hal bisa dilakukan dari sisi pemanfaatan. Baik pemanfaatan dalam bentuk pemanenan, ekowisata, maupun perbaikan genetika untuk mencari turunan yang baik dan melalui seleksi dapat mendekati kondisi Rusa Jawa di alamnya pada jaman dahulu.

Hanya saja, kami tidak dapat mewujudkan itu semua tanpa dukungan anda. Karenanya, kami merancang program Wali Fauna.

Wali Fauna adalah program donasi untuk konservasi yang membuka ruang bagi publik untuk dapat ikut berkontribusi terhadap upaya pemulihan populasi satwa dan fauna di TBMK. Sementara, kontribusi dibuka untuk donasi pada pekerjaan pemasangan pagar rusa. Ke depan kami akan mengembangkan program Wali Fauna ini untuk satwa-satwa lain yang membutuhkan perhatian. Bentuk kontribusi kami tetapkan  dalam satuan panjang pagar yang akan dibangun dengan nominal adopsi sebesar Rp. 200.000,- per meter lari pagar. Tahapan kontribusi saat ini terbuka untuk area karantina seluas 27 28 hektar dengan panjang pagar yang dibutuhkan mencapai 1.740 1809 meter.

Bagaimana cara menjadi Wali Fauna?

  1. Unduh dan pelajari dokumen kertas fakta Wali Fauna (versi terakhir v.1.4) untuk lebih mengenal mengenai kegiatan ini serta persyaratan yang dibutuhkan.
  2. Mengisi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di https://goo.gl/zmK7Qv atau kirimkan email permohonan formulir ke alamat email info@tbmk.org
  3. Lakukan pembayaran biaya adopsi dan kirimkan formulir kepada kami beserta tanda bukti bayar. Formulir dapat dikirim melalui email, fax, surat ataupun datang langsung ke sekretariat kami. Alamat pengembalian formulir bisa dilihat didalam formulir tersebut.
  4. Selamat! Anda sudah menjadi Wali Fauna di Masigit Kareumbi.
  5. Silahkan reservasi untuk menengok rusa dan area penangkaran.

Informasi lebih lanjut atau pertanyaan mengenai program-program konservasi di Masigit Kareumbi, silahkan menghubungi kontak kami.

 

#EOF. wali fauna. last update 20161021 12:42.
%d blogger menyukai ini: