Instalasi Aviary Merak

Pavo muticus bu Idhey

Laman ini adalah dokumentasi proses pemasangan aviary (kandang burung) untuk burung merak hijau jawa (Pavo muticus). Aviary ini dibangun untuk mendukung upaya konservasi dan pengembangan habitat burung merak hijau jawa yang langka habitat dan populasinya terutama di Jawa Barat.

Laman di perbaharui secara rutin sesuai dengan laporan lapangan sampai progress mencapai 99%

Tentang Merak Hijau

Merak hijau (Pavo muticus) merupakan burung yang memiliki distribusi mulai dari Assam bagian selatan di India, Burma, Thailand, Indo-China, Malaya dan Jawa (Delacour, 1977). Burung ini memiliki tiga sub-spesies; Pavo muticus imperator (Delacour 1949), Pavo muticus spicifer (Shaw & Nodder 1804) dan Pavo muticus muticus (Linneaus 1758).
Sub-spesies P. spicifer sebarannya terbatas di timur laut India dan tenggara Bangladesh sampai ke barat laut Burma. Sedangkan Pavo muticus imperator penyebaran alaminya mulai dari Thailand sampai Cina selatan, Vietnam dan Laos. Sedangkan sub-spesies terakhir yaitu Pavo muticus muticus atau yang disebut javan green peafowl (merak hijau jawa; MHJ) sebarannya hanya tinggal di pulau Jawa karena telah punah di semenanjung Malaysia.
Di Jawa sendiri, persebaran MHJ sudah sangat terfragmentasi.

King et al. (1980) menjelaskan bahwa habitat MHJ adalah: hutan terbuka, hutan sekunder, hutan ditepian sungai dan bibir hutan. Mackinnon (1990) menyatakan bahwa habitat burung ini terdiri dari hutan terbuka dengan semak belukar. Di Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa Barat, MHJ lebih menyenangi area terbuka sebagai tempat bermain dan makan (Hoogerwerf, 1970). Kuroda (1936) menyebutkan MHJ lebih menyukai daerah yang kering di Jawa Timur.

Menurut Hernowo (1965) tipe habitat dari MHJ di Jawa adalah hutan monsoon dataran rendah yang kering dengan petakan savanna dan hutan jati. Saat ini habitat alami MHJ sudah sangat terbatas dan terus berkurang akibat berbagai tekanan.

Permasalahan utamanya adalah tidak terkendalinya perburuan liar terhadap burung dan telurnya yang menyebabkan turunnya populasi dan degradasi habitat. Di TBMK sendiri, tidak pernah ada catatan (resmi) mengenai pertemuan dengan burung Merak. Namun demikian, di kawasan hutan sekitar TBMK yaitu Gn.Tampomas, Buahdua – Sumedang dan Gn. Cikuray, daerah perbatasan antara Garut-Tasik, burung yang sangat indah ini dilaporkan masih dapat ditemukan.

Agak miris apabila kita membuka laman internet dan menemukan bahwa MHJ ini sudah dipelihara bahkan diternak di luar negeri.

Aviary MHJ ini dibangun dengan tujuan untuk edukasi & ilmu pengetahuan, pelestarian spesies dan tentu upaya pemulihan populasi. Apabila populasinya telah pulih, kedepan dapat dimungkinkan untuk dilakukan pemanfaatan secara lestari.

Semoga.

PROGRESS: 45% – Persiapan jalur instalasi jaring dan pagar

Rabu, 23 September 2020

Sebagian tiang yang sudah selesai terpasang, ada pun titik tiang yang bermasalah karena kendala kerusakan kontur dan sudah tersolusikan. Dilanjutkan pengecatan dasar empat tiang utama dan tiga tiang dasar pagar yang sudah siap dipasang dan pengecatan kerekan yang sudah selesai dikerjakan, dilanjutkan dengan pengerjaan instalasi lorong pintu yang sudah selesai dikerjakan dan tinggal pengecatan.

PROGRESS: 42% – Pengecoran Fondasi

Selasa, 22 September 2020

Pengecoran fondasi tiang ke tujuh, malam harinya dilanjutkan pengerjaan di workshop Kelor.

PROGRESS: 40% – Pengecoran slope

Senin, 21 September 2020

Pengecoran slope yang hampir selesai dan pengerjaan lereng longsor yang mulai di urug dan dirapikan. Dilanjutkan malam hari dengan pengerjaan pembukuan dan pematangan rencana kerja.

PROGRESS: 37% – Finalisasi posisi Fondasi

Minggu, 20 September 2020

Finalisasi posisi fondasi, malam harinya dilanjutkan pengerjaan di workshop Kelor.

PROGRESS: 35% – Memulai tahap pengecoran fondasi

Sabtu, 19 September 2020

Dimulai pengecoran fondasi di lokasi aviary merak, malam harinya dilanjutkan dengan pengerjaan rangka anchor dan penambalan ban mobil yang bocor.

PROGRESS: 33% – Pengerjaan di workshop Kelor

Jum’at, 18 September 2020

Pengerjaan di workshop Kelor sampai malam.

PROGRESS: 32% – Pengecekan dari management TBMK

Kamis, 17 September 2020

Pengecekan management TBMK ke lokasi aviary merak, dilanjutkan dengan pengerjaan di workshop kelor sampai malam.

PROGRESS: 31% – Pengerjaan masih dilanjutkan di workshop kelor

Rabu, 16 September 2020

Pengerjaan fisik tiang utama yang sebagian telah selesai dikerjakan, malam harinya dilanjutkan dengan pengerjaan kerekan tambang jaring.

PROGRESS: 29% – Pengerjaan lanjutan di workshop kelor

Selasa, 15 September 2020

Pengerjaan di kelor, sementara sebagian tim sedang belanja alat dan bahan tambahan.

PROGRESS: 28% – Pengangkutan rangka fondasi ke lapangan

Senin, 14 September 2020

Pengangkutan rangka fondasi ke lapangan beserta pengerjaannya, dilanjutkan dengan pengerjaan pembentukan jalur air.

PROGRESS: 26% – Pengerjaan rangka fondasi dan fisik rangka kandang

Minggu, 13 September 2020

Pengerjaan rangka fondasi dan fisik rangka kandang, siangnya dilanjutkan pengerjaan di lapangan.

PROGRESS: 25% – Jalur akses dan membuat sumber air

Sabtu, 12 September 2020

Pengerjaan akses jalan ke aviary, landcape kandang, berkubang membuat sumber air, trossing dilanjutkan dengan pembuatan rangka sloop baja serta mengulik kerekan tali kandang.

PROGRESS: 23% – Pengerjaan fondasi

Jum’at, 11 September 2020

Pengerjaan struktur kandang, struktur dasar empat tiang utama sudah selesai dikerjakan, pada malam harinya dilanjutkan dengan pengerjaan fondasi trossfall, fondasi sloop dan pengerjaan tangga tiang dan lorong.

PROGRESS: 18% – Pengecekan struktur tanah

Kamis, 10 September 2020

Pengecekan tross struktur tanah, ternyata muka air terlalu tinggi sehingga perlu penyesuaian bangunan fondasi kandang, dilanjutkan dengan pengangkutan material bahan bangunan untuk fondasi. Pada malam harinya dilanjutkan dengan pembuatan tiang fondasi kandang.

PROGRESS: 15% – Pembersihan lahan

Rabu, 9 September 2020

Persiapan lahan yang sudah dibersihkan dari gulma dan penetapan titik-titik patokan instalasi.

PROGRESS: 12% – jalur akses

Selasa, 8 September 2020

Pembukaan jalur akses jalan dan jaluran pagar serta fiksasi rencana desain lapangan yaitu persiapan pembukaan lahan untuk aviary merak, dilanjutkan dengan pekerjaan struktur pada siang dan malam hari di workshop Bumi Kelor.

PROGRESS: 10% – Mob Demob

Senin, 7 September 2020

Pembelian alat dan bahan utama serta mobilisasi ke titik workshop di Bumi Kelor.

PROGRESS: 5% – contract

Jum’at, 4 September 2020

Surat Perintah Kerja telah dibuat, waktu pengerjaan Instalasi Aviary Merak Hijau adalah 21 hari kalender sejak tanggal September 2020, dan dapat diperpanjang melalui kesepakatan para pihak yang tertuang dalam addendum SPK.

Kontrak Aviary Merak

PROGRESS: 3% – desain

Minggu, 23 Agustus 2020

Sketsa desain aviary final, ukuran 30 x 20 meter

%d blogger menyukai ini: