Model Taman Buru

Sesuai dokumen SNI 01-5009.8-2001, Indonesia memiliki 15 kawasan konservasi yang ditetapkan sebagai Taman Buru (TB). Pada saat ini kita mengetahui bahwa dua taman buru telah berubah yaitu TB. Tambora Selatan yang telah digabung dengan Taman Nasional dan TB. Padamarang Mata Osu yang turun status menjadi hutan produksi.

TB. Masigit Kareumbi (TBMK) sebagai salah satu Taman Buru, satu-satunya di Jawa-Bali dan termasuk yang tertua, saat ini sedang diupayakan untuk menjadi TB yang berfungsi dan berlandaskan konservasi sehingga diharapkan dapat menjadi model dari TB yang lain.

Upaya yang dilakukan ini meliputi berbagai aspek pengelolaan, diantaranya seperti dapat dipelajari dari ruang lingkup kerjasama antara BBKSDA Jabar dengan Wanadri. Pewujudan ini bukanlah hal yang mudah dan memerlukan curahan pemikiran, waktu, tenaga serta konsistensi dari para pihak dan juga publik sebagai stakeholder dari kawasan hutan.

Salah satu program yang dirancang untuk membuka ruang terhadap kontribusi publik terhadap cita-cita TBMK adalah program Wali Fauna, klik untuk mengetahui lebih lanjut.

Visi Rencana Pelaksanaan Program (RPP) TB. Masigit Kareumbi 2015 – 2020
Menjadi Taman Buru yang berfungsi, mandiri dan berlandaskan konservasi

Misi
to be discussed

 

 

 

 

 

 

 

#EOF. content still under heavy construction. last update 20160427

 

 

%d blogger menyukai ini: