Oleh: kareumbi | 25 September 2021

Basecamp TBMK Buka Terbatas!

Oleh: kareumbi | 6 Juli 2022

Qurban Bersama 1443H

Bismillahirrahmanirrahim,

Tidak ada suatu amalan yang paling dicintai oleh Allah dari Bani Adam ketika hari raya Idul Adha selain menyembelih hewan kurban. (HR Tirmidzi)

Salam silaturrahmi teriring do’a, semoga Akang-Teteh selalu dalam keadaan sehat wal’afiat dibawah lindungan Allah SWT.

Walaupun masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 dan ditengah keprihatinan wabah penyakit PMK yang masih merebak, semoga hal ini tidak menghalangi niat baik akang-teteh sekalian untuk menunaikan ibadah kurban pada tahun ini.

Dalam kesempatan ini kami mengajak siapapun untuk ikut berqurban yang sedianya akan dilakukan di daerah medan latihan Wanadri, yaitu di sekitar TB. Masigit Kareumbi dan Desa Mayangan, Subang.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui Yanti wa.me/6281563973492, sampai tanggal 8 Juli 2022 pkl 20.00 WIB.

*harga hewan kurban yang tertera sudah termasuk biaya penyembelihan, pengurusan dan distribusi daging, untuk hewan domba Rp. 150.000 dan sapi Rp. 500.000

Oleh: kareumbi | 1 Mei 2022

Eid Mubarak 1443 H

Taqabbalallaahu minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin.
Semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya. Aamiin ya rabbal’alamin.

Oleh: ynandrian | 13 April 2022

Titipan Bingkisan Lebaran 2022

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan banyak kebahagiaan yang dapat kita bagi pada sesama umat. Pada Ramadhan 1443H kali ini, Manajemen Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK) kembali menerima titipan bingkisan lebaran yang akan diserahkan kepada masyarakat di sekitar hutan konservasi TBMK dengan fokus pada warga orangtua Jompo, fakir miskin dan anak yatim.

Bingkisan tersebut dapat berupa paket sembako seperti beras, minyak, gula pasir, dan barang konsumsi lain yang dibutuhkan oleh masyarakat, buku tulis, kitab Al-Quran, maupun berbagai barang lain yang sekiranya dapat bermanfaat dan memawa kebahagiaan bagi yang menerima.

Anda dapat menyalurkan titipan uang atau barang langsung ke kantor TBMK di Jl. Arumanis No. 25, Cigadung, Bandung. atau melalui transfer ke rekening:

  1. Bank BNI nomor 5.89.89.89.99 a/n Koperasi Wanadri
  2. Bank BJB nomor 0000.555.666.100 a/n MANAJEMEN TBMK
  3. Pindai QRcode pada poster diatas, pembayaran ditujukan kepada TBMK

Sebelum tanggal 21 April 2022.
Rencana distribusi akan dilaksanakan pada tanggal 25 April 2022.

Konfirmasi titipan donasi dan transfer dapat menghubungi Sdri. Yanti di nomor wa.me/6281563973492.

Atas dukungan dan partisipasinya kami ucapkan terimakasih.

Salam lestari.

Oleh: rhisyaaw | 30 Maret 2022

Sekolah Kader Konservasi Masigit Kareumbi 2022

Berkaitan dengan kerusakan lingkungan hidup dan frekuensi bencana yang semakin tinggi, Wanadri perlu meningkatkan peran masyarakat terhadap konservasi sumber daya alam dan ekosistem.Generasi muda merupakan suatu komponen penting dalam masyarakat yang dapat menjadi agen perubahan untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang lebih baik.

SKKMK merupakan sebuah model diklat konservasi, berbasis pendidikan kader konservasi sumber daya alam dan ekosistem yang diadaptasi dan dikembangkan dari Pedoman Pembentukan Kader Konservasi yang telah digariskan oleh Kementerian LHK.

Khusus pada SKKMK 2022 ini kurikulum yang digunakan adalah tingkat pemula yaitu 25 jam pelajaran dengan mengacu pada Pedoman Pembentukan Kader Konservasi dari KLHK dan ditambah dengan beberapa mata pelajaran tambahan sebagai pendukung, sehingga menjadi 31 jam pelajaran ( 1 Jam Pelajaran= 45 menit).

Sekolah Kader Konservasi diharapkan dapat menjadi wadah untuk generasi muda belajar dan berlatih tentang kesadaran lingkungan hidup dan mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut di daerahnya masing-masing.

Tema yang diangkat pada kegiatan kali ini adalah:
Membangun Kesadaran Ekologis: Urgensi atas Deforestasi, Polusi Karbon, dan Pencemaran Lingkungan


Tempat Pelaksanaan : Kampus Alam TB. Masigit Kareumbi

Waktu : 25-27 Maret 2022


LOGO SKKMK 2022

MATERI

Klik link judul materi untuk mengunduh

Kehutanan Umum

Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) 

Dasar-Dasar Konservasi

Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE)

Dedi Kurniawan- FK3I 

Dasar-Dasar Ekologi

Agus Kusumanto

Dasar-Dasar Kepemimpinan

Aat Soeratin-WANADRI

Flora dan Fauna

Dedi Setiadi & Evy Sylviani Suryatmana – WANADRI

Pembinaan Cinta Alam

BBKSDA Jawa Barat

Pengenalan SAR

BASARNAS

Kareumbi Volunteer

Aries Mudzakqier & Darmanto- WANADRI

Sharing Session

Dr.Ir. Rachmat Harryanto, MS. – WANADRI

Entin Kartini- Alumni SKKMK 2019

Rama Januar- Alumni SKKMK 2019

Pembekalan Kunci

Permasalahan Ekologi : Climate Change, Deforestasi, Degradasi, Polusi Karbon, Pencemaran Lingkungan

Ir. H. Sarwono Kusumaatmadja- Staf Ahli Kementrian LHK

Praktek Lapangan

Medis Lapangan

Atlas Medical Pioneer

Snake Awareness

SIOUX Indonesia

Praktek Bird Watching

Burung Indonesia

Group Discussion

Panitia

Dr.Ir. Rachmat Harryanto, MS. – WANADRI

Rama Januar- Alumni SKKMK 2019

Field Trip

Sediment Pond

Asri Wirasti- UNS

Persemaian dan Praktek Penanaman Pohon

Robby Taufik & Rizal Andriansyah – Volunteer Kareumbi

Visit Kandang Rusa dan Camera Trap

Agung Kusumanto

Flora dan Fauna Indonesia

Dedi Setiadi & Evy Sylviani Suryatmana – WANADRI


DOKUMENTASI

Foto Album SKKMK 2022

Footage Video SKKMK 2022


Diselenggarakan Oleh

panitia penyelenggara

Disponsori oleh

Media Partner

Keanekaragaman Jenis Burung di Taman Buru Masigit Kareumbi Hasil Pengamatan pada Kegiatan Sekolah Kader Konservasi Masigit Kareumbi 2022, 27 Maret 2022

No.Nama LokalNama Ilmiah
1Alap-AlapFalco spp.
2Bentet KelabuLanius schach
3Berencet KerdilPnoepyga pusilla
4Burung Madu SrigantiCinnyris jugularis
5Cabai GunungDicaeum sanguinolentum
6Caladi UlamDendrocopos analis
7Cekakak JawaHalcyon cyanoventris
8Cekakak SungaiTodiramphus Chloris
9Cikrak DaunPhylloscopus trivirgatus
10Cinenen JawaOrthotomus sepium
11Cinenen KelabuOrthotomus ruficeps
12Cingcoang CoklatPsilopogan haemacephalus
13Cucak KutilangPycnonotus aurigaster
14Jingjing BatuHemipus hirundinaceus
15Kacamata PleciZosterops melanurus

Pengamat
1 Rakha Santika Fadilah – Burung Indonesia
2 Rizal Dermawan – Karang Taruna Desa Sugihmukti, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung
3 Oman Rohman – Karang Taruna Desa Sugihmukti, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung
4 Cepi Sopian – Karang Taruna Desa Sugihmukti, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung
5 Mutiara Salsabila Irawan – Himbio Unpad
6 Iqbal Abi Yaghsyah – Himbio Unpad
7 Rahmania Wanda Zafira – Himbio Unpad
8 Auriena Yasmine – Himbio Unpad
9 Ahmad Ghifari Prasetia – Himbio Unpad
10 Muhammad Miqdad Gandaseputra – Himbio Unpad
11 Muhammad Sandi Ali Zulfikar – Himbio Unpad
12 Muhamad Nawawi – Himbio Unpad
13 Peserta SKKMK 2022 Sekolah Kader Konservasi Masigit Kareumbi 2022

Oleh: kareumbi | 24 Desember 2021

Kemah Duta Bela Negara Jawa Barat 2021

Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Yayasan Wanadri menyelenggarakan rangkaian kegiatan bersama bertajuk Kemah Duta Bela Negara tingkat provinsi Jawa Barat 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk terus mensosialisasikan dan memperkuat nilai-nilai bela negara yang ada di masyarakat. Selain itu, kegiatan bertujuan mencari kader-kader generasi muda yang memiliki pengetahuan serta waasan tentang cinta tanah air dan dapat menjadi figur yang peduli terhadap nilai-nilai kebelanegaraan.

Rangkaian kegiatan diselenggarakan sejak bulan Agustus – Oktober 2021 berupa sosialisasi dan penjaringan calon duta tingkat kota/ kabupaten, dilanjutkan sesi webinar pada bulan November dan selanjutnya karantina dan pengukuhan pada bulan Desember.

Baca Selengkapnya..
Oleh: ynandrian | 22 Desember 2021

Penutupan Akses Jalan

07 Januari 2022, akses jalan sudah kembali dibuka

21 Desember 2021, Akses jalan menuju TBMK segmen Candi – Desa Dampit (100m) ditutup sementara karena sedang dilakukan pengecoran. Bagi Akang Teteh yang mau mengunjungi TBMK selama seminggu kedepan terdapat beberapa jalur alternatif:

  1. Jalur Curug Sindulang
    Bypass Cicalengka -> Cikopo -> Memutar melalui jalan Desa Dengkeng -> Selanjutnya mengikuti jalur normal menuju Basecamp KW.
    Akan ada Karang Taruna setempat yang akan mengarahkan dan mengatur karena jalan yang relatif sempit (Roda 2 dan Roda 4)
  2. Jalur Cimanggung
    Pasar ParakanMuncang -> 50 meter di pasar ada toko emas Dollar -> belok kanan masuk jalan kecil -> ikuti jalan utama, lewati Ds. Cimanggung –> Ds. Tegalmanggung –> Ds. Tanjungwangi –> Kp. Leuwiliang – >Basecamp KW.
    Jalur alternatif ini lebih jauh dibandingkan jalur utama.
    Untuk melihat rute dari google maps, klik https://goo.gl/s4Jl3x

Karcis PNBP TB. Masigit Kareumbi yang menjadi satu-satunya bukti tanda masuk secara resmi ke kawasan

Menurut UU no. 20 tahun 1997, Penerimaan Negara Bukan Pajak atau disingkat PNBP adalah seluruh penerimaan Pemerintah Pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan. Peraturan yang menaungi PNBP dalam lingkup Kementerian Kehutanan yang berlaku saat tulisan ini dibuat adalah Peraturan Pemerintah (PP) 12 tahun 2014.

Pemberlakuan besaran PNBP pada kawasan konservasi ditetapkan berdasarkan Rayon. Tentu penetapan ini telah berdasarkan kajian. Sesuai dengan Kepdirjen PHKA No. SK 133/IV-SET/2014 TB. Masigit Kareumbi merupakan kawasan konservasi yang termasuk dalam Rayon 2. Dari 12 Taman Buru yang ada dalam SK tersebut, hanya ada 2 kawasan yang termasuk dalam Rayon 2 selain TB. Masigit Kareumbi yaitu TB. Pulau Ndana dan TB. Pulau Moyo. Berikut adalah ketentuan tarif PNBP, khususnya yang perlu diketahui oleh calon pengunjung, yang berlaku di kawasan TB. Masigit Kareumbi berdasarkan ketentuan diatas.

Karcis Masuk TB. Masigit Kareumbi sesuai PP 12 tahun 2014

Karcis masuk rombongan pelajar/mahasiswa untuk kegiatan wisata/ rekreasi (minimal 10 orang)

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)per orang per hari kerjaRp. 50.000,-
(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)per orang per hari liburRp. 75.000,-
(b) Wisatawan Nusantara (WNI)per orang per hari kerjaRp. 7.500,-
(b) Wisatawan Nusantara (WNI)per orang per hari liburRp. 11.250,-

Pas masuk kendaraan darat untuk sekali masuk

(1) Roda 2 (dua);per unit per hariRp. 10.000,-
(2) Roda 4 (empat);per unit per hariRp. 20.000,-
(3) Roda 6 (enam) atau lebih;per unit per hariRp. 50.000,-
(4) Sepeda;per unit per hariRp. 2.500,-
(5) Kuda.per ekor per hariRp. 1.500,-

Beberapa pengunjung juga sering menanyakan mengenai tarif kunjungan apabila ingin membuat film dokumenter, foto pre-wedding, atau sekedar foto bersama. Apabila merujuk aturan yang ada, berikut adalah besaran tarifnya, masih berdasarkan PP 12 tahun 2014:

Pengambilan gambar di darat, perairan dan dari udara dalam bentuk film atau foto komersial.

Warga Negara Asingper paketRp. 20.000.000,-
Warga Negara Indonesiaper paketRp. 10.000.000,-
Handycamper paketRp. 1.000.000,-
Foto (pre-wedding dll)per paketRp. 250.000,-

Selain itu juga terdapat pungutan atas jasa kegiatan wisata alam. Sayangnya di TBMK belum terdapat izin penyelenggaraan jasa wisata alam ataupun dalam konteks taman buru adalah izin pengusahaan taman buru. Sehingga data dibawah ini hanya ditampilkan sebagai informasi publik. Yang dicetak miring berarti tidakdapat dilakukan di TBMK.

Kegiatan wisataSatuan—- Tarif umum —-Tarif Rombongan
Pelajar/ Mahasiswa
(minimal 10 orang)
(1) Berkemah; per orang per hariRp. 5.000,-Rp. 2.500,-
(2) Penelusuran hutan (tracking), mendaki gunung (hiking-climbing); per orang per hariRp. 5.000,-Rp. 2.500,-
(3) Penelusuran gua (caving); per orang per hariRp. 10.000,-Rp. 5.000,-
(4) Pengamatan hidupan liar; per orang per hariRp. 10.000,-Rp. 5.000,-
(5) Menyelam (scuba diving); per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(6) Snorkeling; per orang per hariRp. 15.000,-Rp. 10.000,-
(7) Kano /bersampan; per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(8) Selancar; per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(9) Arung jeram;per orang per hariRp. 15.000,-Rp. 10.000,-
(10) Memancing; per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(11) Canopy trail; per orang per sekali masukRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(12) Outbound training.per orang per paket kegiatanRp. 150.000,-Rp. 75.000,-

Dalam PP 12 tahun 2014 Pasal 5, terdapat juga ketentuan mengenai PNBP Rp.0, yaitu kegiatan tertentu yang dapat dikenakan tarif Rp. 0,00 (nol rupiah). Kegiatan yang dapat masuk pada klasifikasi ini sesuai dengan Permenhut 38 Tahun 2014, adalah kegiatan:

  1. Penelitian
    Bagi para mahasiswa atau pelajar Indonesia yang melakukan kegiatan penelitian
  2. Kegiatan sosial
    Masyarakat lokal atau sekitar kawasan atau pemegang izin usaha penyediaan jasa wisata alam yang melakukan kegiatan sosial yang meliputi penanaman pohon, pengamanan hutan bersama masyarakat, pengendalian kebakaran hutan bersama masyarakat, evakuasi korban, bersih lingkungan, hutan, pantai dan gunung atau kegiatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
  3. Kegiatan Religi, dan
  4. Pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam yang diperuntukkan bagi bantuan bencana alam

Untuk tata-cara lebih lanjut bagaimana penerapan PNBP Rp. 0 dan tata cara permohonan, dapat merujuk pada dokumen Permenhut 38 tahun 2014 dan juga Perdirjen PHKA No. P.7/IV-SET/2011 dibawah ini.

Setelah 1.5 tahun (18 bulan) ini kita dicekam oleh Pandemi Covid-19, tampaknya saat ini kita sudah lebih dapat melihat dengan jernih dan semakin mengenal bagaimana karakter wabah penyakit yang satu ini, bagaimana mengendalikannya dan juga apa yang harus dilakukan apabila diri kita terpapar. Kita memang harus selalu mewaspadai paparan penyakit ini baik kepada diri kita maupun orang-orang disekitar yang kita sayangi. Tidak ada orang sehat yang mau terkena penyakit. Namun kita juga tidak bisa hanya berdiam diri dan tidak melakukan apapun. Untungnya, sains sudah memberi tahu cara dan langkah yang bisa kita ambil untuk setidaknya mengurangi risiko paparan penyakit ini.

Dengan dasar pemikiran tersebut, saatnya Basecamp TBMK mulai dapat dikunjungi secara terbatas. Mengapa terbatas? pertama karena kita masih dalam suasana pandemi, dan yang kedua, kawasan konservasi khususnya Basecamp TBMK memang belum dirancang untuk menerima kunjungan umum. Sarana prasarana dan sumberdaya yang tersedia di lapangan belum mampu untuk itu.

Banyak pertanyaan baik melalui secara langsung, melalui telepon, email, maupun media sosial yang menanyakan apakah Basecamp TBMK sudah kembali dibuka, untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut kami sampaikan prosedur kunjungan ke basecamp TBMK.

  1. Pastikan maksud dan tujuan berkunjung anda adalah satu dari tiga kegiatan dibawah ini:
    1) konservasi, perlindungan dan pengamanan,
    2) penelitian dan pengembangan (misalnya dalam rangka pembuatan skripsi, tesis dst), dan
    3) kegiatan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan konservasi dan latihan alam terbuka
  2. Apabila maksud berkunjung diluar 3 kegiatan utama tersebut diatas, maka urungkan niat anda untuk mengunjungi basecamp TBMK, mohon maaf kami belum dapat memfasilitasi kunjungan anda.
    Apa saja kegiatan yang belum diperkenankan, sebagai contoh: 1) wisata alam, dan 2) pemberdayaan masyarakat terkecuali yang bersifat bantuan atau dukungan medis.
    Apabila merasa bingung, silahkan konsultasikan kegiatan yang anda rencanakan kepada kami.
  3. Kawasan Konservasi di seluruh Indonesia dikelola oleh Kementerian Kehutanan. Untuk TB. Masigit Kareumbi, pemangkunya adalah Balai Besar KSDA Jawa Barat. Maka dari itu, siapkan administrasi untuk menempuh proses permohonan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi). Anda dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan petugas di kantor Balai Besar KSDA Jawa Barat melalui telepon
    +62 22 7567715 untuk menanyakan prosedur kunjungan seandainya dibutuhkan persyaratan tambahan mengingat kondisi pandemi Covid-19 seperti misalnya Surat Rekomendasi dari Satgas Covid setempat. Mohon diingat, Basecamp TBMK secara administratif berada pada kewenangan 3 (tiga) kabupaten. Pastikan anda mendapatkan rekomendasi dari pihak yang tepat, tergantung diwilayah mana anda berkegiatan.
  4. Mengingat kawasan kelolaan yang banyak (BBKSDA Jabar mengelola setidaknya 50 kawasan konservasi di Jabar – Banten) tentunya proses SIMAKSI membutuhkan waktu, anda sebaiknya mengalokasikan waktu setidaknya 1 bulan sebelum kegiatan dan 1-2 hari untuk menghadap langsung ke kantor Balai di Gedebage, Bandung. Proses SIMAKSI diantaranya adalah memaparkan proposal kegiatan dan mencari informasi mengenai biaya PNBP yang akan dikenakan kepada pengunjung tergantung kegiatan apa yang akan dilakukan.
    Kami menyediakan format dokumen untuk SIMAKSI untuk membantu proses, silahkan diunduh dan sesuaikan dengan format organisasi anda.
    Untuk masalah biaya, anda dapat melihat referensinya di PP 12 tahun 2014 tentang Jenis Dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan.
  5. Sambil menunggu proses SIMAKSI, silahkan berkoordinasi dengan kami untuk membahas beberapa hal terkait teknis, misalnya:
    1) survey lapangan, petugas akan berusaha mendampingi kunjungan survey anda dan memberikan penjelasan yang memadai tentang area mana yang tepat untuk kegiatan anda
    2) format kegiatan dan teknis lapangan, misalnya: apa yang boleh apa yang tidak boleh, area mana yang diperkenankan, mana yang terlarang untuk dimasuki, tata tertib selama kunjungan, penanganan sampah, dampak lingkungan, dukungan program dan lain sebagainya
    3) konsultasi teknis dapat dibantu oleh pihak Wisata Alam Tropis sebagai pihak yang mengenal kawasan dengan fasih dan dapat mengarahkan anda untuk menyelenggarakan kegiatan dengan baik, aman, dan memberikan dampak lingkungan yang rendah.
  6. Apabila SIMAKSI terbit, sampaikan surat yang dititipkan dari Balai dari kepada petugas Resort Kareumbi Barat, kepada Bidang KSDA Wilayah II Soreang dan informasikan kepada kami. Koordinasikan perihal pemungutan PNBP dengan petugas pemungut dari Resort Kareumbi Barat yang memiliki SK penunjukkan resmi. Pada hari H, anda dapat menuju kawasan, jangan lupa membawa dokumen SIMAKSI. Anda dapat membayar PNBP kepada petugas pemungut yang akan memberikan sobekan tiket PNBP yang resmi, ditandai dengan nomor seri yang unik, cap dan tiket yang sesuai dengan kondisi kunjungan.
  7. Silahkan menikmati aktifitas di basecamp TBMK yang menyehatkan, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab dan jangan lupa “BAWA KEMBALI SAMPAHMU, KARENA HUTAN BUKAN TEMPAT SAMPAH” 🙂

    Salam Lestari.

Older Posts »

Kategori