Oleh: kareumbi | 25 September 2021

Basecamp TBMK Buka Terbatas!

Karcis PNBP TB. Masigit Kareumbi yang menjadi satu-satunya bukti tanda masuk secara resmi ke kawasan

Menurut UU no. 20 tahun 1997, Penerimaan Negara Bukan Pajak atau disingkat PNBP adalah seluruh penerimaan Pemerintah Pusat yang tidak berasal dari penerimaan perpajakan. Peraturan yang menaungi PNBP dalam lingkup Kementerian Kehutanan yang berlaku saat tulisan ini dibuat adalah Peraturan Pemerintah (PP) 12 tahun 2014.

Pemberlakuan besaran PNBP pada kawasan konservasi ditetapkan berdasarkan Rayon. Tentu penetapan ini telah berdasarkan kajian. Sesuai dengan Kepdirjen PHKA No. SK 133/IV-SET/2014 TB. Masigit Kareumbi merupakan kawasan konservasi yang termasuk dalam Rayon 2. Dari 12 Taman Buru yang ada dalam SK tersebut, hanya ada 2 kawasan yang termasuk dalam Rayon 2 selain TB. Masigit Kareumbi yaitu TB. Pulau Ndana dan TB. Pulau Moyo. Berikut adalah ketentuan tarif PNBP, khususnya yang perlu diketahui oleh calon pengunjung, yang berlaku di kawasan TB. Masigit Kareumbi berdasarkan ketentuan diatas.

Karcis Masuk TB. Masigit Kareumbi sesuai PP 12 tahun 2014

Karcis masuk rombongan pelajar/mahasiswa untuk kegiatan wisata/ rekreasi (minimal 10 orang)

(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)per orang per hari kerjaRp. 50.000,-
(a) Wisatawan Mancanegara (WNA)per orang per hari liburRp. 75.000,-
(b) Wisatawan Nusantara (WNI)per orang per hari kerjaRp. 7.500,-
(b) Wisatawan Nusantara (WNI)per orang per hari liburRp. 11.250,-

Pas masuk kendaraan darat untuk sekali masuk

(1) Roda 2 (dua);per unit per hariRp. 10.000,-
(2) Roda 4 (empat);per unit per hariRp. 20.000,-
(3) Roda 6 (enam) atau lebih;per unit per hariRp. 50.000,-
(4) Sepeda;per unit per hariRp. 2.500,-
(5) Kuda.per ekor per hariRp. 1.500,-

Beberapa pengunjung juga sering menanyakan mengenai tarif kunjungan apabila ingin membuat film dokumenter, foto pre-wedding, atau sekedar foto bersama. Apabila merujuk aturan yang ada, berikut adalah besaran tarifnya, masih berdasarkan PP 12 tahun 2014:

Pengambilan gambar di darat, perairan dan dari udara dalam bentuk film atau foto komersial.

Warga Negara Asingper paketRp. 20.000.000,-
Warga Negara Indonesiaper paketRp. 10.000.000,-
Handycamper paketRp. 1.000.000,-
Foto (pre-wedding dll)per paketRp. 250.000,-

Selain itu juga terdapat pungutan atas jasa kegiatan wisata alam. Sayangnya di TBMK belum terdapat izin penyelenggaraan jasa wisata alam ataupun dalam konteks taman buru adalah izin pengusahaan taman buru. Sehingga data dibawah ini hanya ditampilkan sebagai informasi publik. Yang dicetak miring berarti tidakdapat dilakukan di TBMK.

Kegiatan wisataSatuan—- Tarif umum —-Tarif Rombongan
Pelajar/ Mahasiswa
(minimal 10 orang)
(1) Berkemah; per orang per hariRp. 5.000,-Rp. 2.500,-
(2) Penelusuran hutan (tracking), mendaki gunung (hiking-climbing); per orang per hariRp. 5.000,-Rp. 2.500,-
(3) Penelusuran gua (caving); per orang per hariRp. 10.000,-Rp. 5.000,-
(4) Pengamatan hidupan liar; per orang per hariRp. 10.000,-Rp. 5.000,-
(5) Menyelam (scuba diving); per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(6) Snorkeling; per orang per hariRp. 15.000,-Rp. 10.000,-
(7) Kano /bersampan; per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(8) Selancar; per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(9) Arung jeram;per orang per hariRp. 15.000,-Rp. 10.000,-
(10) Memancing; per orang per hariRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(11) Canopy trail; per orang per sekali masukRp. 25.000,-Rp. 15.000,-
(12) Outbound training.per orang per paket kegiatanRp. 150.000,-Rp. 75.000,-

Dalam PP 12 tahun 2014 Pasal 5, terdapat juga ketentuan mengenai PNBP Rp.0, yaitu kegiatan tertentu yang dapat dikenakan tarif Rp. 0,00 (nol rupiah). Kegiatan yang dapat masuk pada klasifikasi ini sesuai dengan Permenhut 38 Tahun 2014, adalah kegiatan:

  1. Penelitian
    Bagi para mahasiswa atau pelajar Indonesia yang melakukan kegiatan penelitian
  2. Kegiatan sosial
    Masyarakat lokal atau sekitar kawasan atau pemegang izin usaha penyediaan jasa wisata alam yang melakukan kegiatan sosial yang meliputi penanaman pohon, pengamanan hutan bersama masyarakat, pengendalian kebakaran hutan bersama masyarakat, evakuasi korban, bersih lingkungan, hutan, pantai dan gunung atau kegiatan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
  3. Kegiatan Religi, dan
  4. Pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam yang diperuntukkan bagi bantuan bencana alam

Untuk tata-cara lebih lanjut bagaimana penerapan PNBP Rp. 0 dan tata cara permohonan, dapat merujuk pada dokumen Permenhut 38 tahun 2014 dan juga Perdirjen PHKA No. P.7/IV-SET/2011 dibawah ini.

Setelah 1.5 tahun (18 bulan) ini kita dicekam oleh Pandemi Covid-19, tampaknya saat ini kita sudah lebih dapat melihat dengan jernih dan semakin mengenal bagaimana karakter wabah penyakit yang satu ini, bagaimana mengendalikannya dan juga apa yang harus dilakukan apabila diri kita terpapar. Kita memang harus selalu mewaspadai paparan penyakit ini baik kepada diri kita maupun orang-orang disekitar yang kita sayangi. Tidak ada orang sehat yang mau terkena penyakit. Namun kita juga tidak bisa hanya berdiam diri dan tidak melakukan apapun. Untungnya, sains sudah memberi tahu cara dan langkah yang bisa kita ambil untuk setidaknya mengurangi risiko paparan penyakit ini.

Dengan dasar pemikiran tersebut, saatnya Basecamp TBMK mulai dapat dikunjungi secara terbatas. Mengapa terbatas? pertama karena kita masih dalam suasana pandemi, dan yang kedua, kawasan konservasi khususnya Basecamp TBMK memang belum dirancang untuk menerima kunjungan umum. Sarana prasarana dan sumberdaya yang tersedia di lapangan belum mampu untuk itu.

Banyak pertanyaan baik melalui secara langsung, melalui telepon, email, maupun media sosial yang menanyakan apakah Basecamp TBMK sudah kembali dibuka, untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut kami sampaikan prosedur kunjungan ke basecamp TBMK.

  1. Pastikan maksud dan tujuan berkunjung anda adalah satu dari tiga kegiatan dibawah ini:
    1) konservasi, perlindungan dan pengamanan,
    2) penelitian dan pengembangan (misalnya dalam rangka pembuatan skripsi, tesis dst), dan
    3) kegiatan peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan konservasi dan latihan alam terbuka
  2. Apabila maksud berkunjung diluar 3 kegiatan utama tersebut diatas, maka urungkan niat anda untuk mengunjungi basecamp TBMK, mohon maaf kami belum dapat memfasilitasi kunjungan anda.
    Apa saja kegiatan yang belum diperkenankan, sebagai contoh: 1) wisata alam, dan 2) pemberdayaan masyarakat terkecuali yang bersifat bantuan atau dukungan medis.
    Apabila merasa bingung, silahkan konsultasikan kegiatan yang anda rencanakan kepada kami.
  3. Kawasan Konservasi di seluruh Indonesia dikelola oleh Kementerian Kehutanan. Untuk TB. Masigit Kareumbi, pemangkunya adalah Balai Besar KSDA Jawa Barat. Maka dari itu, siapkan administrasi untuk menempuh proses permohonan SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi). Anda dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan petugas di kantor Balai Besar KSDA Jawa Barat melalui telepon
    +62 22 7567715 untuk menanyakan prosedur kunjungan seandainya dibutuhkan persyaratan tambahan mengingat kondisi pandemi Covid-19 seperti misalnya Surat Rekomendasi dari Satgas Covid setempat. Mohon diingat, Basecamp TBMK secara administratif berada pada kewenangan 3 (tiga) kabupaten. Pastikan anda mendapatkan rekomendasi dari pihak yang tepat, tergantung diwilayah mana anda berkegiatan.
  4. Mengingat kawasan kelolaan yang banyak (BBKSDA Jabar mengelola setidaknya 50 kawasan konservasi di Jabar – Banten) tentunya proses SIMAKSI membutuhkan waktu, anda sebaiknya mengalokasikan waktu setidaknya 1 bulan sebelum kegiatan dan 1-2 hari untuk menghadap langsung ke kantor Balai di Gedebage, Bandung. Proses SIMAKSI diantaranya adalah memaparkan proposal kegiatan dan mencari informasi mengenai biaya PNBP yang akan dikenakan kepada pengunjung tergantung kegiatan apa yang akan dilakukan.
    Kami menyediakan format dokumen untuk SIMAKSI untuk membantu proses, silahkan diunduh dan sesuaikan dengan format organisasi anda.
    Untuk masalah biaya, anda dapat melihat referensinya di PP 12 tahun 2014 tentang Jenis Dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan.
  5. Sambil menunggu proses SIMAKSI, silahkan berkoordinasi dengan kami untuk membahas beberapa hal terkait teknis, misalnya:
    1) survey lapangan, petugas akan berusaha mendampingi kunjungan survey anda dan memberikan penjelasan yang memadai tentang area mana yang tepat untuk kegiatan anda
    2) format kegiatan dan teknis lapangan, misalnya: apa yang boleh apa yang tidak boleh, area mana yang diperkenankan, mana yang terlarang untuk dimasuki, tata tertib selama kunjungan, penanganan sampah, dampak lingkungan, dukungan program dan lain sebagainya
    3) konsultasi teknis dapat dibantu oleh pihak Wisata Alam Tropis sebagai pihak yang mengenal kawasan dengan fasih dan dapat mengarahkan anda untuk menyelenggarakan kegiatan dengan baik, aman, dan memberikan dampak lingkungan yang rendah.
  6. Apabila SIMAKSI terbit, sampaikan surat yang dititipkan dari Balai dari kepada petugas Resort Kareumbi Barat, kepada Bidang KSDA Wilayah II Soreang dan informasikan kepada kami. Koordinasikan perihal pemungutan PNBP dengan petugas pemungut dari Resort Kareumbi Barat yang memiliki SK penunjukkan resmi. Pada hari H, anda dapat menuju kawasan, jangan lupa membawa dokumen SIMAKSI. Anda dapat membayar PNBP kepada petugas pemungut yang akan memberikan sobekan tiket PNBP yang resmi, ditandai dengan nomor seri yang unik, cap dan tiket yang sesuai dengan kondisi kunjungan.
  7. Silahkan menikmati aktifitas di basecamp TBMK yang menyehatkan, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab dan jangan lupa “BAWA KEMBALI SAMPAHMU, KARENA HUTAN BUKAN TEMPAT SAMPAH” 🙂

    Salam Lestari.

PEMELIHARAAN PLOT MUSIM TANAM 2020-2021

Penanaman untuk musim tanam 2020-2021 telah selesai dilaksanakan pada bulan Maret yang lalu. Kita akan memulai kembali musim tanam yang baru pada saat musim hujan tiba, diperkirakan sekitar November atau Desember 2021 sampai bulan Maret 2022 yang akan datang.

Pada musim tanam kemarin, di TBMK telah ditanam 2.132 pohon dengan pengadopsi tercatat atasnama:

  1. WALI INDIVIDU 14 (222 Pohon)
  2. PKBL PERTANI (200 Pohon)
  3. BANK BJB 2020 (1.000 Pohon)
  4. JiCA – Kappija21 (566 Pohon)
  5. ALUMNI ‘HMH’ SELVA ITB (144 Pohon)

Terima kasih kepada para pengadopsi, semoga pohon yang disumbangkan untuk kawasan Taman Buru Masigit Kareumbi dapat terus tumbuh dan menambah area tutupan hutan.

Pada bula April lalu, kami telah menyelenggarakan pemeliharaan awal setelah tanam untuk semua plot di atas serta pemeliharaan bagi plot-plot yang masih dalam masa garansi.

Terdapat 16 plot yang telah dilakukan pemeliharaan pada tengah tahun 2021 ini yaitu:

NOPLOTHIDUPMATIJUMLAH
1WALI 12323 28 351 
2ABDULLAH FADRIANSYAH 9011101 
3NU’EST BAEKHO 190 27217 
4PT BIOFARMA (PERSERO) 1 177 32 209
5PLN PUSHARLIS 2855  1451000 
6STIE EKUITAS 2180  16 196
7PT JOJONOMIC INDONESIA 288 12 100 
8BANK BJB977 23 1000 
9GLOBAL SHAPERS BANDUNG 196733 2000 
10ACINTYA PANKA – RAWA LAUT217 217 
11WALI 13514 0514 
12KU LARI KE HUTAN200  0200 
13PT BIOFARMA (PERSERO) 2415  85500 
14SKMK 2019142  0142 
15ALUMNI ITB 19741130 13 1143 
16SEKAR TELKOM 81487 13 1500 

Pemeliharaan dilakukan untuk membersihkan jalur tanam agar tanaman mudah dipantau dan pohon tidak berada dalam naungan yang berat. Kemudian juga membersihkan sekitar pokok dan batang pohon dari cekaman gulma, menggemburkan tanah disekitar batang serta memberikan mulsa berupa gemburan tanah ataupun sisa gulma yang didangir sebagai pupuk hijau untuk menjaga kelembaban dalam menghadapi musim kemarau.

Pemeliharaan ini sekaligus sensus untuk persiapan sulam pada musim tanam 2021-2022 yang akan datang.

Untuk melihat foto perkembangan pohon dapat mengakses album foto melalui situs website e-certificate. Klik tautan Galeri Pohon dan pilih album foto sesuai nama plot tanam anda.

Bagi anda yang ingin berpartisipasi menanam pohon di TB. Masigit Kareumbi, dipersilahkan mendaftarkan diri untuk musim tanam 2021-2022 yang akan datang melalui tautan program konservasi TBMK. Juga dapat menghubungi pengelola WJCTF untuk informasi lebih lanjut.

Oleh: kareumbi | 13 Mei 2021

Selamat Iedul Fitri 1442H

Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin.
Semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadhan berikutnya. Aamiin ya rabbal’alamin.

Oleh: kareumbi | 12 Mei 2021

Distribusi Titipan Bingkisan Lebaran 1442H

Alhamdulillah, distribusi titipan bingkisan lebaran 1442H telah selesai dilaksanakan pada 8, 9 dan 12 Mei 2021.
Program titipan bingkisan pada tahun ini telah menerima titipan untuk 118 paket yang berasal dari 16 orang donatur dengan nilai donasi diuangkan sejumlah Rp. 7.850.000,-

Titipan bingkisan telah didistribusikan kepada para penerima di sekitar kawasan konservasi Taman Buru Masigit Kareumbi dimana penerimanya terdiri dari anak yatim sejumlah 6 orang, orang tua jompo terdapat 98 orang, dan mitra konservasi sejumlah 14 paket.

Laporan detail akan dikirimkan secara langsung kepada para donatur pada kesempatan pertama.

Terimakasih atas dukungan dan partisipasinya, semoga Allah SWT membalas budi baik Akang-Teteh sekalian.

Rapat diselenggarakan pada 4 Mei 2021 menghasilkan draft final Perjanjian Kerja Sama antara Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri dengan BBKSDA Jawa Barat tentang Penguatan Fungsi Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi 2021 – 2026. Rapat dihadiri para pihak dan asistensi dari direktorat teknis terkait (Dit. KKH dan Dit. PIKA).

Oleh: kareumbi | 28 April 2021

Titipan Bingkisan Lebaran 2021

Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan banyak kebahagiaan yang dapat kita bagi pada sesama umat. Pada Ramadhan 1442H kali ini, Manajemen Taman Buru Masigit Kareumbi (TBMK) kembali menerima titipan bingkisan lebaran yang akan diserahkan kepada masyarakat di sekitar hutan konservasi TBMK dengan fokus pada warga orangtua Jompo, fakir miskin dan anak yatim.

Bingkisan tersebut dapat berupa paket sembako seperti beras, minyak, gula pasir, dan barang konsumsi lain yang dibutuhkan oleh masyarakat, buku tulis, kitab Al-Quran, maupun berbagai barang lain yang sekiranya dapat bermanfaat dan memawa kebahagiaan bagi yang menerima.

Anda dapat menyalurkan titipan uang atau barang langsung ke kantor TBMK di Jl. Arumanis No. 25, Cigadung, Bandung. atau melalui transfer ke rekening:

  1. Bank BNI nomor 5.89.89.89.99 a/n Koperasi Wanadri
  2. Bank BJB nomor a/n MANAJEMEN TBMK
  3. Pindai QRcode pada poster diatas, pembayaran ditujukan kepada TBMK

Sebelum tanggal 06 Mei 2021.
Rencana distribusi akan dilaksanakan pada tanggal 8 Mei 2021.

Konfirmasi titipan donasi dan transfer dapat menghubungi Sdri. Yanti di nomor 0815 6397 3492.

Atas dukungan dan partisipasinya kami ucapkan terimakasih.

Salam lestari.

Oleh: kareumbi | 29 Maret 2021

Conservation Run 2021

Lari untuk konservasi. Pantengin di

http://conservation.ID (under construction),

Instagram conservation.run

Youtube @WJCTF

Oleh: kareumbi | 23 Oktober 2020

Jamur di sekitar Kareumbi

jamur/ja·mur/ n jenis tumbuhan yang tidak berdaun dan tidak berbuah, berkembang biak dengan spora, biasanya berbentuk payung, tumbuh di daerah berair atau lembap atau batang busuk; cendawan; kulat;

KBBI

?

Ident:
Foto: TBMK, Dec 2020

?

Ident:
Foto: TBMK, Dec 2020

Hygrocybe

Ident: IPP
Foto: TBMK, Dec 2020

Baca Selengkapnya..

Older Posts »

Kategori